Saturday, August 29, 2009

Sales Promotion Unilever Kelompok 1

SALES PROMOTION UNILEVER
Makalah ini disusun guna memenuhi salah satu tugas
Mata Kuliah Manajemen Pemasaran Global






Disusun Oleh:
KELOMPOK 1

Arief Rachiim 0707673
Ardie Prabowo 0704673
Bagus Perdana A 0707677
Nourman Habbib 0704428
Niken T Eka Dini 0704173
Yuni Isna Asriyah0707751






PROGRAM STUDI MANAJEMEN
FAKULTAS PENDIDIKAN EKONOMI & BISNIS
UNIVERSITAS PENDIDIKAN INDONESIA
2009


KATA PENGANTAR


Puji dan syukur penulis panjatkan kehadirat Allah SWT, bahwasanya atas rahmat, berkah dan hidayah-Nya pula penulis dapat menyelesaikan pembuatan makalah “Sales Promotion PT Unilever”. Adapun makalah ini disusun untuk memenuhi salah satu tugas mata kuliah Manajemen Pemasaran Global.
Pada kesempatan yang baik ini pula, penulis ingin mengucapkan banyak terima kasih kepada dosen yang telah membimbing dan semua pihak yang telah membantu, dan tidak lupa kepada orang tua yang telah memberi dukungan serta semangat untuk menyelesaikan makalah ini.
Makalah “Sales Promotion PT Unilever” ini kami susun dan persembahkan kepada Dosen mata kulian Manajemen Pemasaran Global yang ditujukan guna memenuhi tugas mata kuliah tersebut. Dalam penyusunan makalah ini, penulis menyadari bahwa masih terdapat banyak kekurangan di dalamnya.
Oleh karena itu, penulis senantiasa menerima segala saran dan kritik yang bersifat membangun dari semua pihak guna kelengkapan serta kesempurnaan makalah ini. Akhir kata penulis mengharapkan semoga makalah ini dapat bermanfaat bagi penulis khususnya dan para pembaca pada umumnya. Amin…

Bandung, Agustus 2009

Tim Penulis
DAFTAR ISI

Kata pengantar i
Daftar isi ii

BAB I Pendahuluan
1.1 Latar Belakang 1
1.2 Tujuan Penyusunan Makalah 2
1.3 Landasan Teori 2
1.4 Sistematika Penulisan Makalah 3
BAB II Pembahasan
2.1 Profil Perusahaan 5
2.2 Misi PerusahaanUnilever 6
2.3 Peranan dan Tanggung Jawab 6
2.4 Inovasi yang Menantang 8
2.5 Kontribusi Positif Kepada Masyarakat 8
2.6 Komitmen Perusahaan 9
2.7 Analisis Perusahaan 9
BAB III Penutup
3.1 Simpulan 16
Daftar Pustaka
Curiculum Vitae
Lampiran





BAB I
PENDAHULUAN

1.1 Latar Belakang

Pada era globalisasi sekarang ini, persaingan yang sangat tajam terjadi baik di pasar domestik maupun di pasar internasional/global. Agar perusahaan dapat berkembang dan paling tidak, bisa bertahan hidup, perusahaan tersebut harus mampu menghasilkan produk barang dan jasa dengan mutu yang lebih baik, harganya lebih murah, promosi lebih efektif, penyerahan barang ke konsumen lebih cepat, dan dengan pelayanan yang lebih baik apabila dibandingkan dengan para pesaingnya.
Yang paling berpengaruh dalam pengembangan penjualan produk pada saat ini adalah promosi. Jika promosi yang dilakukan baik dan dapat mengenai sasaran maka perusahaan tersebut bisa dipercaya oleh konsumen karena memiliki produk yang disukai oleh konsumen. Namun jika yang terjadi adalah yang sebaliknya maka produk tersebut bisa jadi tidak akan laku dipasar lokal maupun interlokal terlebih untuk pasar global. Walaupun perusahaan sudah sangat dikenal di pasar global namun jika produk yang ditawarkan tidak mendapat hati di konsumen maka produk tersebut tidak akan laku. Untuk itu promosi sangat penting dilakukan agar produk yang sudah dibuat oleh perusahaan dapat lebih dahulu dikenal oleh masyarakat.
Dari promosi yang sudah dilakukan oleh perusahaan berupa iklan maka kita bisa tahu seberapa jauh konsumen menyukai produk yang dibuat oleh perusahaan walau hanya dilihat atau dibaca di media. Jika produk tersebut disukai oleh konsumen maka ada keinginan konsumen untuk mengkonsumsi produk tersebut secara berkelanjutan. Untuk itu perusahaan harus kreatif dalam membuat promosi terhadap tiap-tiap produknya. Karena keunikan dari tiap-tiap produk yang dilihat oleh konsumen yang berakhir pada loyalitas konsumen terhadap produk.

1.2 Tujuan Penulisan Makalah
Adapun tujuan dari penulisan makalah ini yaitu untuk memenuhi tugas kelompok Ujian Akhir Semester Pendek mata kuliah Manajemen Pemasaran Global. Disamping itu diharapkan dapat menambah pengetahuan kami dibidang pemasaran global.

1.3 Landasan Teori

Menurut Nickels (1984:19) bauran promosi (Promotion Mix) yang lengkap meliputi 6 saluran yaitu: advertising, personal selling, word of mouth, sales promotion, publicity dan public relation. Saluran advertising meliputi iklan-iklan yang dipasang dalam berbagai bentuk media massa. Personal selling mencakup kegiatan penjualan langsung ke konsumen secara personal oleh parapenjual atau melalui sistem jaringan.
Sales Promotion adalah suatu bujukan langsung yang menawarkan insentif atau nilai lebih untuk sesuatu produk pada sales force, distributor, atau konsumen langsung dengan tujuan utama yaitu menciptakan penjualan yang segera. Dalam PT Unilever Indonesia, promosi yang dilakukan paling banyak melalui media elektronik.
Pada mulanya sales promotion ditentukan oleh produsen. Pada perkembangan selanjutnya, promotion didukung oleh pembeli , dan produsen mengetahui bahwa perusahaan itu menjual produk yang dapat diminati oleh konsumen. Buah pikiran mereka pada mulanya kurang diperhatikan oleh masyarakat, khususnya masyarakat bisnis. Namun beberapa dari mereka merupakan pemegang kunci dalam pengenalan dan pengembang konsep mutu.


Kategori dasar dalam strategi pasar sasaran global :
• Standarized Global Marketing
• Concentrated Global Marketing
• Differentiated Global Marketing

Kriteria dasar dalam targeting strategi pasar sasaran global :
• Ukuran segmen dan potensi pertumbuhan
• Persaingan
• Sesuai dan layak

Tujuan sales promotion :
• Peningkatan uji coba dan pengurangan pembelian
• Peningkatan frekuensi dan kuantitas
• Menghitung penawaran-penawaran dari pesaing
• Membangun customer data base dan peningkatan ingatan konsumen
• Cross-selling dan perluasan dari penggunaan suatu merk
• Memperkuat brand image dan memperkuat brand relationship


1.4 Sistematika Penulisan Makalah

Kata Pengantar
Daftar Isi

BAB I Pendahuluan
1.1 Latar Belakang
1.2 Tujuan Penyusunan Makalah
1.3 Landasan Teori
1.4 Sistematika Penulisan Makalah

BAB II Pembahasan
2.1 Profil Perusahaan
2.2 Misi PerusahaanUnilever
2.3 Peranan dan Tanggung Jawab
2.4 Inovasi yang Menantang
2.5 Kontribusi Positif Kepada Masyarakat
2.6 Komitmen Perusahaan
2.7 Analisis Perusahaan

BAB III Penutup
3.1 Simpulan

Daftar Pustaka
Lampiran





BAB II
PEMBAHASAN

2.1 Profil Perusahaan

Unilever adalah perusahaan multinasional yang memproduksi barang konsumen yang bermarkas di Rotterdam, Belanda. Perusahaan ini didirikan tahun 1930. Perusahaan ini mempekerjakan 206.000 pekerja. Unilever memproduksi makanan, minuman, pembersih, dan barang-barang pribadi. Beberapa merk terkenal milik Unilever adalah : Rinso, Sunsilk, Dove, dan Clear. Unilever di Indonesia bergerak dalam bidang produksi sabun, deterjen, margarin, minyak sayur, dan makanan yang terbuat dari susu, es krim, makanan dan minuman dari teh, dan produk-produk kosmetik.
Unilever Indonesia didirikan pada 5 Desember 1933 sebagai Zepp Fabrieken N.V Lever. Pada 22 Juli 1980, nama perusahaan diubah menjadi PT. Unilever Indonesia dan pada 30 Juni 1997 nama perusahaan diubah menjadi PT.Unilever Indonesia Tbk. Unilever Indonesia mendaftarkan 15% dari sahamnya di Bursa Efek Jakarta dan Bursa Efek Surabaya pada tahun 1981.

Unilever memiliki beberapa perusahaan lain di Indonesia : PT.Anugrah Lever didirikan pada tahun 2000 dan bergerak di bidang pembuatan, pengembangan, pemasaran, dan penjualan kecap, saus cabe, dan saus-saus lain dengan merk dagang Bango, Parkiet, dan Sakura, dan merk-merk lain. PT. Technopia Lever didirikan pada tahun 2002 dan bergerak di bidang distribusi, eksport dan import barang-barang dengan merk dagang Domestos Nomos.

Untuk berhasil diperlukan "standar tertinggi etika perusahaan terhadap setiap konsumen yang terkait dengan perusahaan ini, masyarakat sekitar & lingkungan tempat perusahaan melakukan kegiatan usaha." Serta apa yang dilakukan oleh kegiatan usaha atas dasar integritas dan menghormati setiap orang, perusahaan dan lingkungan unilever beroperasi merupakan faktor utama yang menjadi tanggung jawab perusahaan tersebut.


2.2 Misi Unilever
• Menjadi yang pertama dan terbaik di kelasnya dalam memenuhi kebutuhan dan aspirasi konsumen
• Menjadi rekan yang utama bagi pelanggan, konsumen dan komunitas.
• Menghilangkan kegiatan yang tak bernilai tambah dari segala proses.
• Menjadi perusahaan terpilih bagi orang-orang dengan kinerja yang tinggi.
• Bertujuan meningkatkan target pertumbuhan yang menguntungkan dan memberikan imbalan di atas rata-rata karyawan dan pemegang saham.
• Mendapatkan kehormatan karena integritas tinggi, peduli kepada masyarakat dan lingkungan hidup.
Perusahaan Unilever menyebutkan bahwa untuk berhasil diperlukan "standar tertinggi etika perusahaan terhadap setiap karyawan yang bekerja di perusahaan, masyarakat sekitar & lingkungan tempat kami melakukan kegiatan usaha."

2.3 Peranan dan Tanggung Jawab
Tanggung jawab dari perusahaan unilever ini adalah adalah membangun merek. Hal ini dimulai dari memahami kebutuhan konsumen dan melihat kesempatan produk, mengarah ke penjelasan singkat pengembangan teknis, memperhatikan biaya dan menentukan harga yang tepat, mengembangkan dan menguji bauran pemasaran, untuk memastikan agar produk tersebut dapat bertahan di tengah ketatnya persaingan pasar.
Karena bertanggungjawab atas produk, perusahaan harus menjadi komunikator yang persuasif, yang menjual gagasan bukan hanya kepada pelanggan tetapi juga rekan kerja anda. Anda harus menyesuaikan prioritas yang bertentangan, menyepakati tujuan-tujuan umum, membuat keputusan yang membuat mereka akan benar-benar bekerja sama. Diperlukan orang yang berkeinginan untuk berkembang, pemikiran yang baru, kepemimpinan tim dan kemampuan untuk menggapai masa depan. Semua bidang ilmu dapat diterima untuk melamar.
Hanya mereka yang memiliki keterampilan analitis yang baik, kuat dalam berhitung dan memiliki kemampuan untuk memahami wawasan konsumen, yang akan berhasil. Terlibat dalam penyusunan usulan penelitian, pengaturan survei pasar, penyelenggaraan evaluasi penelitian pasar, dan penyajian hasil dan wawasan di depan Departemen Pemasaran atau Manajemen Pelanggan. Memberi manfaat bersaing melalui wawasan pelanggan. Menentukan permintaan pelanggan tentang konsep produk baru. Mengukur efektivitas pengiklanan yang direncanakan. Memprakirakan reaksi pelanggan terhadap perubahan-perubahan produk.
Semua bidang ilmu dapat mengajukan lamaran, tetapi hanya mereka yang memiliki keterampilan analitis yang baik, kuat dalam hitung menghitung dan memiliki kemampuan untuk memahami wawasan konsumen, yang akan berhasil.


2.4 Inovasi yang Menantang
Unilever memiliki tujuan yang jelas untuk mendorong pertumbuhan merek berkelas dunia melalui inovasi yang cepat, berskala besar dan menantang. Litbang merupakan inti kegiatan tersebut, yang memadukan ilmu pengetahuan bertaraf internasional dengan wawasan konsumen yang luas untuk menghasilkan teknologi yang memuaskan konsumen di seluruh dunia.
Kemampuan Litbang kami terdiri dari enam laboratorium penelitian dan laboratorium utama; dua di Inggris (Colworth House dan Port Sunlight), satu di Negeri Belanda (Vlaardingen), satu di Amerika Serikat (Trumbull), satu di China (Shanghai) dan satu di India (Mumbai). Mereka bekerja secara baik sekali dengan jaringan pusat teknologi global dan regional yang menyediakan produk-produk masa mendatang untuk perusahaan-perusahaan Unilever di seluruh dunia.
Baru-baru ini para tenaga profesional Litbang kami telah melakukan terobosan besar diantaranya dengan meluncurkan produk margarin Becel/Flora pro-activ yang dapat mengurangi kolesterol dalam darah dan Persil Revive yang hanya digunakan untuk perawatan pakaian-pakaian 'dry clean' di rumah.

2.5 Kontribusi Positif Kepada Masyarakat
Fakta sederhana ini memberikan ilustrasi mengenai cara utama kami memberikan sumbangsih positif kepada masyarakat, dengan memenuhi kebutuhan mendasar gizi dan kebersihan bagi masyarakat dengan mereka yang kami produksi dan jual. Namun kami juga yakin bahwa melakukan kegiatan usaha dengan cara yang bertanggung jawab akan menimbulkan dampak sosial positif. Misalnya, kami menciptakan dan berbagi kesejahteraan, mengembangkan keterampilan masyarakat dan menyebarluaskan keahlian ke seluruh penjuru dunia.

2.6 Komitmen Perusahaan
Perusahaan berkomitmen untuk mengelola dampak sosial dan lingkungan perusahaan secara bertanggung jawab, bekerja dalam kemitraan dengan para pengambil keputusan perusahaan, menangani tantangan sosial dan lingkungan dan memberikan sumbangsih pada pembangunan yang berwawasan lingkungan. Perusahaan juga memberikan informasi terbaru dan contoh-contoh program yang sedang dilaksanakan, serta pelaporan kinerja rutin dan rincian peringkat kami dan pengakuan menurut dan dari dunia luar perusahaan.
Dari peningkatan sederhana sampai gagasan besar, inovasi memungkinkan kami untuk memenuhi kebutuhan dan aspirasi masyarakat dengan cara melibatkan mereka dan penuh daya tarik.

2.7 Analisis Perusahaan
Dalam PT Unilever Indonesia, promosi yang dilakukan paling banyak melalui media elektronik. Namun dalam kehidupan sehari-hari promosi yang dilakukan PT. Unilever Indonesia tidak hanya lewat media elektronik tetapi banyak juga melalui media cetak, sponsorship, mengadakan event-event yang memasukkan produk-produk dari PT. Unilever seperti Kecap Bango, Pepsodent, Shampo Pantene, dll. Karena jika promosi yang dilakukan hanya melalui media elektronik maka PT. Unilever Indonesia tidak mendapatkan keuntungan yang optimal. Masyarakat di Indonesia terdiri dari berbagai kalangan dan tingkatan sosial yang beragam. Jika perusahaan tidak bisa menyentuh hati masyarakat semua kalangan maka perusahaan tidak dapat berkembang pesat. Makna dari iklan yang ditawarkan oleh perusahaan juga harus bisa dipahami oleh berbagai kalangan, karena iklan adalah salah satu cara promosi yang bisa dilakukan oleh perusahaan agar dapat memperoleh keuntungan yang optimal.
Selain melalui iklan elektronik proses pemasaran yang dilakukan Unilever juga menggunakan berbagai cara, diantaranya dengan berbagai program pemasaran yang dapat menarik perhatian pelanggan. Kupon belanja gratis produk unilever adalah salah satu cara promosi yang dilakukan oleh Unilever, selain itu diskon-diskon yang diberikan juga banyak menarik perhatian pelanggan yang berasal dari kalangan masyarakat menengah kebawah.
Iklan itu sendiri adalah kandungan utama dari manajemen promosi yang menggunakan ruang media bayaran untuk menyampaikan pesan, sementara para klien dan praktisi periklanan memandangnya hanya sebagai sarana untuk berkomunikasi dengan konsumen. Iklan ini merupakan bagian dari bauran promosi, yang terdiri dari pemasaran langsung, PR (Public Relations), promosi penjualan, dan penjualan personal. Peranan merek produk juga sangat berperan penting, karena merek merupakan simbol dari sebuah produk yang dipasarkan. Bahkan dalam satu perusahaan terdapat berbagai macam merek yang berbeda-beda.
Pemasaran berskala besar seperti ini hanya satu daripada beragam program promosi yang dilakukan Unilever, promosi inter-personal langsung ke pelanggan juga dilakukan oleh Unilever dengan memberikan keuntungan khusus yang diberikan pada pelanggan setia pengguna produk Unilever. Dengan program pemasaran ini diharapkan Unilever dapat mencakup pangsa pasar yang luas di pasar konsumen Indonesia.
Dalam pemasaran global, eksistensi perusahaan diperlukan dalam mengembangkan ide pemikiran, baik dalam cakupan nasional maupun internasional. Dalam hal ini khususnya perusahaan Unilever harus bisa membuat sebuah grand design mahakarya khususnya pemasaran global yang menuntut sebuah keajaiban-keajaiban dalam mengembangkan karir sebuah perusahaan khususnya unilever selain memantau jalannya proses globalisasi dari para pesaing. Mutlak adanya selalu diadakan apa yang disebut dengan inovation treatment dalam setiap sesi langkah-langkah perusahaan.
Oleh karena itu pertanyaan lain dapat muncul seketika mengapa promosi perlu diadakan, jawabannya tentu saja iya, karena dalam beberapa aspek perusahaan salah satu tujuan pengembangan mutu perusahaan ialah dapat menyentuh seluruh lapisan konsumen dalam hal ini adalah sasaran global yang diadakan dan dibuat dari grand design tersebut, oleh karena itu sebuah perusahaan unilever dapat fight dengan para pesaingnya baik dari dunia asing maupun pesaing-pesaing unggulan dalam negeri.
Unilever juga terus mempelajari kebutuhan dan keinginan konsumen, melakukan inovasi dan aktivasi produk, serta terus membangun citra produk. Hal ini merupakan sebagian dari strategi perusahaan untuk dapat mempertahankan dan meningkatkan kepercayaan konsumen terhadap brand-brand Unilever. Komunikasi yang disampaikan melalui iklan di berbagai media cetak maupun elektronik sangat efektif dan langsung mengenai sasaran,untuk evaluasi kedepannya PT. Unilever Indonesia, Tbk akan melakukan 4 hal demi tetap memiliki citra baik pada konsumennya, antara lain: branding, design, technical printing, dan merchandising. Sehingga dengan cepat hal tersebut dapat mempengaruhi konsumen untuk membeli dan mengkonsumsi produk-produk yang dikeluarkan oleh PT. Unilever.


Promosi strategi yang dapat dilakukan oleh PT. Unilever yaitu:
1. Periklanan → semua bentuk penyajian nonpersonal dan promosi ide, barang atau jasa yang dibayar oleh suatu sponsor tertentu.
2. Promosi Penjualan → Berbagai insentif jangka pendek untuk mendorong keinginan mencoba atau membeli suatu produk atau jasa.
3. Hubungan Masyarakat dan Publisitas → berbagai program untuk mempromosikan dan atau melindungi citra perusahaan atau produk individualnya.
4. Penjualan Secara Pribadi → interaksi langsung dengan satu calon pembeli atau lebih untuk melakukan presentasi, menjawab pertanyaan, dan menerima pesan
5. Pemasaran Langsung → penggunaan surat, telepon, faksimili, e-mail, dan alat penghubung non personal lain untuk berkomunikasi secara langsung dengan atau mendapatkan tanggapan langsung dari pelanggan tertentu dan calon pelanggan.

Akan tetapi dengan bertambahnya zaman, persaingan pasar semakin ketat, berkembangnya berbagai jenis media baru dan semakin canggihnya konsumen maka Strategi Promosi dirumuskan menjadi:
1. Advertising
2. Consumer Sales Promotion
3. Trade Promotion and Co-Marketing
4. Packaging. Point Of Purchase
5. Personal Selling
6. Public relations
7. Brand Publicity
8. Corporate Advertising
9. The Internet
10. Direct Marketing
11. Experiantial contact: Event, sponsorship
12. Customer Service
13. Word Of Mouth


Consumer – market sales promotion techniques :
• Kupon → Sertifikat yang memberi hak kepada pemegangnya untuk mendapat pengurangan harga seperti yang tercetak untuk pembelian produk tertentu.
• Price-Off Deals → Memberikan potongan harga langsung ditempat pembelian.
• Premium and Advertising Specialties → Barang yang ditawarkan dengan biaya yang relatif rendah atau gratis sebagai insentif untuk membeli produk tertentu.
• Contest and Sweeptakes → Hadiah adalah tawaran kesempatan untuk memenangkan uang tunai, perjalanan, atau barang-barang karena membeli sesuatu.
• Sampling and Trial Offers → Penawaran gratis untuk sejumlah produk atau jasa (pemberian contoh produk).
• Brand Placement → Salah satu teknik dari sales promotion untuk mencapai pasar dengan memasukkan produk pada sebuah acara televisi atau film.
• Rebates → memberikan pengurangan harga setelah pembelian terjadi dan bukan pada toko pengecer.
• Frequency → Program ini merupakan salah satu teknik yang mengarah kepada program-program yang berkelanjutan seperti menawarkan konsumen diskon atau hadiah langsung gratis untuk mencapai terjadinya pengulangan dalam pembelian atau langganan dari merk atau perusahaan yang sama.
• Event Sponsorship → Ketika perusahaan mensponsori suatu acara, membuat merek sangat ditonjolkan pada acara tersebut sehingga membuat kredibilitas merek meningkat bersamaan dengan para penonton di acara.

Pendekatan penjualan dan promosi penjualan akan efektif dan efisien apabila dirancang dengan menerapkan pola regionalisasi atau diterapkan di daerah-daerah atau kawasan tertentu. Unilever sudah menerapkan pola regionalisasi karena Unilever telah memiliki pabrik-pabrik atau juga cabang perusahaan di tiap-tiap negara. Hal ini dilakukan agar setiap negara dapat membeli produk yang sesuai dengan keinginan dan kebiasaan mengkonsumsi produk yang sangat erat hubungannya dengan cita rasa negaranya.
Unilever telah membuka cabang perusahaan di Indonesia. Untuk lebih dikenal oleh masyarakat indonesia dan bisa mendapat hati masyarakat Indonesia maka Unilever membuat produk yang sesuai dengan cita rasa Indonesia seperi kecap Bango. Kecap merupakan makanan yang terbuat dari kacang kedelai. Bisa dibilang kecap merupakan makanan yang khas dari Indonesia.

Untuk itu Unilever membuat produk kecap bango untuk di konsumsi masyarakat Indonesia. Walau kecap bango bukan produk asli buatan unilever namun nama Unilever lebih terkenal karena kecap bango sekarang ini merupakan produk yang dikembangkan oleh Unilever. Terlebih iklan yang ditampilkan di media tentang produk kecap bango sangat mencerminkan negara Indonesia. Dengan model-model yang berasal dari Indonesia, ini akan lebih membangun image Unilever dimata konsumen di Indonesia. Konsumen akan mempunyai keinginan untuk membeli produk kecap bango karena terkesan melihat iklan yang ditampilkan tersebut. Walaupun konsumen hanya coba-coba membeli merek tersebut namun setidaknya produk tersebut sangat dikenal oleh masyarakat.
Oleh karena itu, kualitas sangat penting dalam pembuatan produk. Karena walaupun promosi yang dilakukan perusahaan sangat baik namun jika kualitas yang ditawarkan tidak diperhatikan maka promosi yang dilakukan bisa dibilang sia-sia saja.













BAB III
PENUTUP

3.1 Simpulan
Unilever adalah perusahaan multinasional yang memproduksi barang konsumen yang bermarkas di Rotterdam, Belanda. Perusahaan ini didirikan tahun 1930. Unilever memproduksi makanan, minuman, pembersih, dan barang-barang pribadi. Beberapa merk terkenal milik Unilever adalah : Rinso, Sunsilk, Dove, dan Clear. Unilever di Indonesia bergerak dalam bidang produksi sabun, deterjen, margarin, minyak sayur, dan makanan yang terbuat dari susu, es krim, makanan dan minuman dari teh, dan produk-produk kosmetik.

Unilever Indonesia didirikan pada 5 Desember 1933 sebagai Zepp Fabrieken N.V Lever. Pada 22 Juli 1980, nama perusahaan diubah menjadi PT. Unilever Indonesia dan pada 30 Juni 1997 nama perusahaan diubah menjadi PT.Unilever Indonesia Tbk. Unilever Indonesia mendaftarkan 15% dari sahamnya di Bursa Efek Jakarta dan Bursa Efek Surabaya pada tahun 1981.

Sales Promotion adalah suatu bujukan langsung yang menawarkan insentif atau nilai lebih untuk sesuatu produk pada sales force, distributor, atau konsumen langsung dengan tujuan utama yaitu menciptakan penjualan yang segera. Pendekatan penjualan dan promosi penjualan akan efektif dan efisien apabila dirancang dengan menerapkan pola regionalisasi atau diterapkan di daerah-daerah atau kawasan tertentu. Unilever sudah menerapkan pola regionalisasi karena Unilever telah memiliki pabrik-pabrik atau juga cabang perusahaan di tiap-tiap negara. Unilever telah membuka cabang perusahaan di Indonesia.
Dalam PT Unilever Indonesia, promosi yang dilakukan paling banyak melalui media elektronik. Namun dalam kehidupan sehari-hari promosi yang dilakukan PT. Unilever Indonesia tidak hanya lewat media elektronik tetapi banyak juga melalui media cetak, sponsorship, mengadakan event-event yang memasukkan produk-produk dari PT. Unilever.
Unilever berusaha memberikan penawaran menarik, lalu memberikan harga yang terjangkau, membangun customer data base dan meningkatkan ingatan konsumen dengan menggunakan promosi untuk membangun pusat data yang berhubungan dengan informasi konsumen. Dengan begitu perusahaan dapat merencanakan program-program yang dilakukan oleh Unilever serta memelihara hubungan dengan konsumen, yang terutama sekali adalah memilih yang paling menguntungkan perusahaan.

Consumer – market sales promotion techniques :
• Kupon → Sertifikat yang memberi hak kepada pemegangnya untuk mendapat pengurangan harga seperti yang tercetak untuk pembelian produk tertentu.
• Price-Off Deals → Memberikan potongan harga langsung ditempat pembelian.
• Premium and Advertising Specialties → Barang yang ditawarkan dengan biaya yang relatif rendah atau gratis sebagai insentif untuk membeli produk tertentu.
• Contest and Sweeptakes → Hadiah adalah tawaran kesempatan untuk memenangkan uang tunai, perjalanan, atau barang-barang karena membeli sesuatu.
• Sampling and Trial Offers → Penawaran gratis untuk sejumlah produk atau jasa (pemberian contoh produk).
• Brand Placement → Salah satu teknik dari sales promotion untuk mencapai pasar dengan memasukkan produk pada sebuah acara televisi atau film.
• Rebates → memberikan pengurangan harga setelah pembelian terjadi dan bukan pada toko pengecer.
• Frequency → Program ini merupakan salah satu teknik yang mengarah kepada program-program yang berkelanjutan seperti menawarkan konsumen diskon atau hadiah langsung gratis untuk mencapai terjadinya pengulangan dalam pembelian atau langganan dari merk atau perusahaan yang sama.
• Event Sponsorship → Ketika perusahaan mensponsori suatu acara, membuat merk sangat ditonjolkan pada acara tersebut sehingga membuat kredibilitas merk meningkat bersamaan dengan para penonton di acara tersebut.







DAFTAR PUSTAKA
http://www.google.com
http://images.google.co.id/images?q=unilever&oe=utf-8&rls=org.mozilla:en-US:official&client=firefox-a&um=1&ie=UTF-8&sa=N&hl=id&tab=wi
http://www.unilever.com/
http://www.unilever.co.id/
http://id.wikipedia.org/wiki/Unilever















Curiculum Vitae
1. Nama lengkap : Arief Rachiim
Nama panggilan : Dados
Nim : 0707673
Alamat : Boulevard Andir 225 B.
Tempat tanggal lahir : Bandung, 18 juni 1989
Golongan Darah : O
Agama : Islam
Hobby : Bermain game online
Pendidikan terakhir : SMA 2 Bandung
Keorganisasian : Cybergaming Organizations
Penyakit yang diderita : -
No. Handphone : 0856 2039 462
Email : dados_life@yahoo.co.id
Status : In relationship
Motto hidup : Life 4 game, game 4 life

2. Nama lengkap : Ardie Prabowo
Nama panggilan : Argan (gori)
Nim : 0704673
Alamat : Jln. Dacota Barat 1 no.6 Melong Green Garden
Tempat tanggal lahir : Bandung, 8 September 1989
Golongan Darah : B
Agama : Islam (dipertanyakan)
Hobby : Touring
Pendidikan terakhir : SMAN 6 Cimahi
Keorganisasian : Ballack 6 motor club
Penyakit yang diderita : ketampanan akut
No. Handphone : 022 915 697 19
Email : ar94n_yun1q@yahoo.com
Status : Single
Motto hidup : hiduplah bagai angin


3. Nama lengkap : Bagus Perdana A
Nama panggilan : Bagz ( azzam )
Nim : 0707677
Alamat : Puri Cipageran Indah 1 B.126. Cimahi Utara
Tempat tanggal lahir : Bandung, 11 Mei 1989
Golongan Darah : B
Agama : Muslim
Hobby : Backpacker, Hiking, n Rafting
Pendidikan terakhir : SMA 1 Cimahi
Keorganisasian : Salmotion Motor Club, Image UPI
Penyakit yang diderita : -
No. Handphone : 0856 5921 4079
Email : bagaz_management@yahoo.com
Status : Lajang
Motto hidup : Sadarilah bahwa ada suatu mekanisme kehidupan yang menanti kita di depan, so think positive.

4. Nama lengkap : Niken T Eka Dini
Nama panggilan : Nieqnieq
Nim : 0704173
Alamat : Komp. Panghegar Permai 3
Tempat tanggal lahir : Bandung, 25 April 1989
Golongan Darah : AB
Agama : Islam
Hobby : Nontooon
Pendidikan terakhir : SMA Pasundan 1 Bandung
Keorganisasian : OSIS
Penyakit yang diderita : -
No. Handphone : 0856 5939 3577
Email : nieq_chuby@yahoo.com
Status : ga jelas
Motto hidup : Hidup ini indah, jangan dibikin susah


5. Nama lengkap : Nourman Habbib
Nama panggilan : Habbib
Nim : 0704428
Alamat : Jl. Mahmud 3 No. 10 Bandung
Tempat tanggal lahir : Bandung, 11 Desember 1989
Golongan Darah : A
Agama : Islam
Hobby : Main Dota (gamers), karaoke
Pendidikan terakhir : SMA Labschool UPI
Keorganisasian : Cybergaming Organizations
Penyakit yang diderita : -
No. Handphone : 0856 24 814 841
Email : exclown@plasa.com
Status : In relationship
Motto hidup : Hidup abadi, mati mulia, smoga masuk surga
Amiiiinn..

6. Nama lengkap : Yuni Isna Asriyah
Nama panggilan : Ina
Nim : 0707751
Alamat : Jl. Sersan Surip No. 111 A
Tempat tanggal lahir : Jakarta, 19 Juni 1989
Golongan Darah : O
Agama : Islam
Hobby : Molooorr
Pendidikan terakhir : SMAN 6 Jakarta
Keorganisasian : IMAGE UPI
Penyakit yang diderita : -
No. Handphone : 0856 8910 540
Email : ina_loveblue@yahoo.com
Status : in relationship
Motto hidup : hidup bagai air mengalir

0 comments:


Free Blogger Templates by Isnaini Dot Com and Wedding Dresses. Powered by Blogger